Clean Beach Batu Karas 2017

Clean Beach Batu Karas 2017 />

Jalanan yang kami lalui untuk menuju ke bibir pantai tampak lengang. Padahal sore itu sangat cerah dan akan seru untuk sekadar berjalan-jalan. Entahlah, mungkin karena bukan akhir pekan sehingga tak banyak pelancong yang datang ke Batu Karas, Jawa Barat.

Siapa yang tak tahu kawasan tersebut. Spot terbaik untuk belajar berselancar di air ini tak hanya menyuguhkan ombak yang bersahabat, akan tetapi lingkungan yang lebih berasa ‘homie’. Memang gaungnya tak seramai dan setenar Pangandaran, tapi bagi wisatawan yang pernah berkunjung, tentu akan memilih Batu Karas sebagai tempat yang lebih ‘tenang’. Sejauh ini memang terlihat banyak wisatawan mancanegara dibandingkan kawasan wisata lainnya. Menurut informasi dari warga lokal, hampir 50% kepemilikan lahan di daerah itu dikuasai oleh warga luar. Nah! Buat kalian yang ingin memperbaiki keturunan, silakan berkunjung untuk berburu cinta dari para ‘bule’ karena tak jarang ada beberapa yang sudah berkeluarga dan menetap di sana, uhuyyy.

Coco Beach

Debur ombak menjadi suara latar bagi kami yang berkumpul sore itu. Sekumpulan orang yang bertemu di seberang sebuah resort hendak menunaikan kegiatan bersih-bersih pantai pada hari Senin (31/7). Coco Beach dipilih menjadi lokasi utama karena relatif sepi namun memiliki hamparan pasir yang terbalut sampah buangan dari laut. Ya! Saat itu tim baGoes bersama dengan beberapa komunitas di Batu Karas yang juga peduli terhadap lingkungan akan melaksanakan beach cleaning. Komunitas serta kelompok-kelompok tersebut di antaranya ialah Reefbreak, Villa Monyet, Bill’s Homestay, juga turut serta Kepala Dusun Sanghiangkalang (hormat kami untuk para komunitas di atas). Selain itu, tim baGoes juga berkolaborasi dengan Clear Community Batu Karas yang sering melakukan kegiatan serupa di sana.

Beach Cleaning

Tepat pukul 16.00 seluruh peserta mulai bergerak menyisir pantai Coco untuk memungut sampah. Tak lama berselang, peserta bertambah dari beberapa kelompok mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN. Sebagian besar sampah yang berserak di sekitar sana merupakan buangan dari daerah lain. Sampah dengan jenis plastik mendominasi karena memang sulit untuk terurai. Kita tahu bahwa Indonesia didapuk sebagai penyampah plastik terbesar ke lautan nomor dua di dunia.

Para peserta cukup sadar bahwa upaya bersih-bersih pantai akan sulit untuk menuntaskan persoalan sampah. Namun, tujuan lain dari kegiatan tersebut adalah guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengurangi serta mengelola sampah agar tak merusak lingkungan khususnya di sekitar pantai. Karena bagaimanapun, pantai merupakan aset utama bagi perputaran ekonomi masyarakat di lokasi wisata. Maka melalui kegiatan sukarela semacam ini, akan menjadi langkah awal dan sederhana untuk memulai upaya penyelamatan lingkungan yang lebih besar.

Dengan posisi yang selalu membungkuk, tentu tubuh akan lekas lelah apalagi harus ditambah berjalan menyisir pantai Coco yang panjang. Suasana guyub ternyata bisa menjadi pelipur lara akan keletihan hari itu, terlebih bila berkegiatan beach cleaning bareng pasangan, maka sudah tentu suasana menjadi riang bahkan inginnya bisa lebih berlama-lama –berduaan-.

Tak ada yang lebih berhak yang menjaga lingkungan selain dari masyarakatnya itu sendiri. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi untuk individu serta komunitas di daerah lain untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan setempat. Berikut foto-foto kegiatan Clean Beach Batu Karas 2017;